Memotret Petir !!!

Kamis, 29 Mar 2018Ari Amphibia

Hujan buat sebagian penggiat photography khususnya landscape kadang menjadi salah satu hambatan untuk mencari foto. Tapi kadang beberapa fotografer justru menikmati dan mencari solusi dengan gayanya masing masing demi mendapatkan beberapa frame/foto saat turunnya hujan. Hujanpun biasanya turun di barengi keluarnya petir, walaupun gak selalu lhoo...biasanya terjadi bila ada awan bermuatan energi positif/negatif saling menyambar kemudian menghantam bumi sebagai penampang lempeng netral.

Fenomena petir ini dapat menjadi salah satu alternatif bila teman teman ingin mendapatkan frame saat hujan turun. Mungkin frame dengan hasil yang sesuai harapan tidaklah banyak, satu frame saja sudah dapat memuaskan hati untuk dibawa pulang. Momentum dan kekuatan satu foto itu yang akan lebih banyak berbicara.

Apa yang harus disiapkan sebelum mengambil foto petir? Tentunya yang utama adalah mental, niat dan kesabaran. Saat orang orang santai di rumah karena hujan, justru kita kebalikannya...berburu foto dengan hasil yang belum tentu bisa didapatkan. Disamping itu persiapkan juga tentunya gear yang mumpuni, kamera dan lensa yang tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, "Weather Resist" orang banyak bilang namanya. Gak lupa, jas hujan, payung, kantong plastik, Dry bag atau obat anti masuk angin...hehehe. bagaimanapun fotografernya bukan golongan "Weather Resist" tadi. Tidak lupa tripod dan filter ND untuk menurunkan exposure bila kondisi cahaya masih terang, kecuali ambience alamnya sudah beranjak gelap.

Perhatikan dengan benar arah tejadinya kilatan kilatan petir, karena disekitar itulah biasanya petir menyambar untuk yang berikutnya. Bila memungkinkan cobalah untuk menghitung interval antara satu petir dan petir berikutnya, untuk sekedar mengetahui berapa exposure time/shutter speed yang di butuhkan per framenya. Namun untuk memudahkan, kita bisa set shutter speed agak lambat/Long eksposure dengan catatan kondisi ambience alamnya memang gelap atau dapat menggunakan filter ND pada saat kondisi cahaya masihlah terang.

Di camera Fujifilm semua line up nya di bekali dengan menu interval Shooting, dimana si kamera dapat merekam gambar secara berulang ulang dengan interval waktu dari satu frame ke frame lainnya sesuai dengan yang kita inginkan ( dari 1 detik, dst). Tentunya dengan setting eksposure yang sama. Di menu ini juga kita bisa tentukan berapa jumlah frame yang ingin kita dapatkan, dari 1 sampai dengan tak terhingga. Namun lebih baik disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas baterai juga memory card. Kita tidak membutuhkan lagi shutter release atau remote shutter tambahan karena akan beresiko saat digunakan pada kondisi hujan. Beberapa line up kamera dan lensa Fujifilm juga sudah di lengkapi dengan fitur "Weather resistant (WR)", jadi gak masalah bila harus digunakan saat pengambilan gambar kala hujan. X-T1, X-T2, X-Pro2 dan GFX adalah beberapa contoh kamera dengan fasilitas WR tersebut.

Foto ini diambil dengan speed 1 menit F/14 iso 200 dan lensa 10 -24 mm dengan interval 1 detik sebanyak 10 frame, yang jadi hanya 1 frame saja...

Sedangkan foto diatas menggunakan kamera Fujifilm XH1 dengan speed 5 detik F/22 iso 100, dipasangkan dengan lensa tele zoom Fujinon XF 55 - 200 mm pada focal length 135 mm. Gambar diambil sebanyak 300 frame dengan interval masing masing 1 detik. Dan yang jadi hanya 1 frame...hmmmmm

 

Fujifilm XH1 - Shutter speed 25" F/22 iso 100. Dengan lensa tele zoom Fujinon 55 - 200 mm pada focal length 135 mm. 300 Frame, interval 1 detik. Kenapa harus pakai lensa tele? simple...karena petirnya nun jauh disana hehehe...

Kenapa lebih baik dengan Long Eksposure/ Slow Shutter? pertama, dengan slow shutter misalkan 10 detik maka dalam 10 detik itu bila ada 1 petir atau lebih maka semuanya akan terekam dikamera. Kedua, frame yang dibutuhkan sedikit, bayangkan bila speed yang didapat 1/10...maka frame yang dibutuhkan juga semakin banyak. Selain itu takutnya justru petir terjadi saat interval time karena interval minimum adalah 1 detik...selain itu siapkan tripod yang berbahan carbon sebagai bahan pertimbangan faktor keselamatan.

Musim penghujan masih berlangsung, ambil kamera dan jangan lupa banyak berdoa...

Selamat mencoba!

Tags

AncolFuji X-SeriesJakartaLong ExposurePantaiPetirXF1024mmXF55200mmXH1