Menikmati Cahaya Surga di Gua Terawang

Minggu, 26 Jan 2020Ari Amphibia

Menjelajah gua cantik di Kota Blora, Jawa Tengah. Menikmati lorong dengan sorotan cahaya di gua tempat bertapa para raja. Gua yang memiliki panjang area dalamnya sekitar 200 meter ini memiliki keunikan tersendiri. Kala mentari mulai meninggi, sinarnya menerobos masuk melalui celah dan lubang di sisi atas dinding gua.

Sebelumnya saya berpikir, kota-kota di utara Jawa Tengah, minim destinasi menarik untuk landscape. Itu sebelumnya. Dan seketika berubah ketika saya datang ke Blora, sebuah kota yang berbatasan dengan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati di utara, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur) di sebelah timur, Kabupaten Ngawi (Jawa Timur) di selatan, serta Kabupaten Grobogan di barat.

Kenapa saya bisa ke Blora? Awalnya saya penasaran dengan foto gua dengan Ray of Light yang cantik. Setelah ditelusuri, ternyata gua itu namanya Gua Terawang. Lokasinya berjarak 32 kilometer arah barat Kota Blora atau 107 kilometer dari Kota Semarang. Untuk mencapai Wisata Blora Gua Terawang sudah tersedia jalan desa yang mulus, dapat ditempuh dari Semarang-Purwodadi-Wirosari menuju ke Kunduran Kabupaten Blora.

Pelesiran Raja Jawa
Gua Terawang sudah dikenal sejak zaman raja-raja Jawa untuk tempat bertapa. Pada masa kolonial Belanda, Gua Terawang ini banyak menyimpan sejarah karena sering digunakan untuk pertemuan Bupati Blora semasa RMA Cokronegoro dengan pejabat-pejabat Belanda. Konon, tiap akhir pertemuan selalu diadakan pesta dansa bagi pejabat yang hadir.

Rasa penasaran saya terbayarkan saat berkunjung ke sana. Gua yang memiliki panjang area dalamnya sekitar 200 meter ini memiliki keunikan tersendiri. Mulai pukul 9.00 pagi, kala mentari mulai meninggi, sinarnya menerobos masuk melalui celah dan lubang di sisi atas dinding gua. Sinar itu membentuk corong sinar laksana pancaran dari surga. Indah! Saat itu terjadi, saya tak mau ketinggalan. Memotret model, teman, atau bahkan berswafoto di antara pancaran laksana sinar surga itu jadi keseruan pagi itu.

Puas mengambil foto-foto di dalam gua, saya beralih menikmati sajian kuliner di warung sekitar kawasan. Pecel khas Blora yang disajikan di atas daun jati dipadukan dengan beberapa macam gorengan menjadi pemeriah jalan-jalan saya di Gua Terawang. Yuk, eksplore Blora, Sobat Pesona!

 

https://pesona.travel/keajaiban/4837/menikmati-cahaya-surga-di-gua-terawang

Tags

BloraFuji X-SeriesGua TrawangPesona Indonesia