Mode Multiple Eksposure di Kamera

Kamis, 22 Mar 2018Ari Amphibia

Blue Blood Moon adalah peristiwa dimana bulan menunjukkan tiga fenomena sekaligus, yaitu supermoon, blue moon, dan gerhana bulan, yang dijuluki NASA sebagai fenomena super blue blood moon. Karena Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis. Saat itu, Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi. Kejadian ini sangat langka. Fenomena ini hanya terulang lebih dari 100 tahun sekali.

Berkenaan dengan fenomena itu, naluriku sebagai fotografer landscape yang kerap mengabadikan moment moment alam, terusik untuk membingkainya ke dalam sebuah foto. Sebagai suatu kenangan agar nantinya foto fotoku ini dapat dinikmati bukan saja bagi teman teman penikmat foto tapi mungkin untuk anak dan cucuku nanti.

Aku siapkan kamera Fujifilm X-T2 dengan lensa super zoom 100-400 mm juga lensa 55-200 mm serta beberapa perlengkapan bantu seperti Tripod dan Filter untuk shoot malam hari, Haida Clear night Filter, untuk beberapa scene tertentu. Mengapa Fujifilm X-T2? Pertimbanganku adalah semua line up kamera Fujifilm X series memiliki fitur Multiple Eksposure di kamera, artinya kamera dapat menggabungkan 2 gambar/frame menjadi 1 frame. Dan enaknya di hampir semua kamera Fujifilm ini kedua frame yang diambil tersebut dapat berbeda eksposure tiap frame nya, tergantung bagaimana kondisi dan foto yang ingin kita buat, kemudian di gabungkan oleh otak kamera. Yesss, tentu hasilnya adalah file Jpeg SOOC (Straight Out Of Camera).

Dalam pengambilan foto multiple eksposure perlu dilihat kondisi cahaya. Foto dengan background gelap dapat dijadikan dasar atau frame pertama sebelum mengambil frame kedua/berikutnya. Dalam hal ini kita bisa mengambil frame pertama yaitu foto bulan dengan eksposure yg agak gelap/ under 3 stop atau lebih tergantung cahaya bulan dengan pertimbangan background langit menjadi hitam/gelap. Dan detail bulan pada area hilite masih terjaga. dengan Focal lenght penuh di 400 mm maka bulanpun akan nampak lebih besar pada frame pertama. seolah olah bulan berasa dekat sekali posisinya.

Berikutnya pada frame kedua, focal length lensa kita zoom out sampai dengan angka 100 mm untuk mengambil foreground yang lebih luas yaitu Cityscape atau gedung gedung tinggi. Dengan eksposure yang normal/lebih terang dari frame pertama dan lakukan recompose agar peletakan bulan terhadap foreground lebih dinamis secara komposisi di frame kedua.

Biarkan kemera bekerja, dan berikut hasil hasil dari kamera Fujifilm X-T2 dengan mode Multiple Eksposure...

Mode Multiple Eksposure sendiri untuk kamera XT2 ini sangat mudah dijangkau karena letaknya diluar, di cincin bawah putaran tombol pengatur ISO. Tiap line up kamera Fujifilm peletakannya berbeda beda tiap typenya. Silahkan buka Manual booknya terlebih dahulu.

 

Foto diatas menggunakan XF lensa 55-200 mm (Equivalent 82,7-300mm)

Frame pertama untuk mengambil bulan pada Focal Length 200mm dengan eksposure : speed 1/20 F/6.4 iso 640

Frame kedua untuk mengambil Foreground pada Focal length 55mm dengan eksposure : speed 1" F/5.6 iso 800

 

 

kapan lagi selfie sama gerhana Bulan...hehehe. Lensa XF 100 - 400 mm

 

Tags

Fuji X-SeriesHaidaLandscapeLong ExposureMalamMoonMultiple ExposureXF100400mmXF55200mmXT2