Warna-warni Alam Kelabba Maja

Minggu, 26 Jan 2020Ari Amphibia

Tidak hanya memiliki Bukit Pelangi, Kelabba Maja juga mempunyai objek wisata bernama Batu Keseimbangan. Batu ini berdiri kokoh di ujung tebing yang meruncing. Batu Keseimbangan atau The Balancing Rock ini dianggap sebagai lambang dari ayah, ibu dan anak. Para penduduk Desa Gelanalalu percaya bahwa daerah ini adalah tanah yang menjadi tempat berdiamnya para dewa.

Kelabba Maja. Daerah ini mempunyai keunikannya tersendiri karena perpaduan dari wisata alam, petualangan dan budaya dari agama kepercayaan warga setempat. Perbukitan warna warni berupa tebing-tebing seperti tabung yang memiliki corak yang khusus, unik dan tak teratur ini terlihat seperti disapu dengan kuas raksasa dengan berbagai macam varian warna seperti putih, cokelat, biru dan merah.

Tidak hanya memiliki Bukit Pelangi, Kelabba Maja juga mempunyai objek wisata bernama Batu Keseimbangan. Batu ini berdiri kokoh di ujung tebing yang meruncing. Batu Keseimbangan atau The Balancing Rock ini dianggap sebagai lambang dari ayah, ibu dan anak. Para penduduk Desa Gelanalalu di Pulau Sabu percaya bahwa daerah ini adalah tanah yang menjadi tempat berdiamnya para dewa.

Di kawasan Kelabba Maja juga terdapat batu yang digunakan sebagai altar pemujaan untuk Sang Dewa. Setiap tahunnya terdapat ritual penyembelihan kurban untuk memohon perlindungan dari Dewa Maja. Penduduk setempat meminta para pengunjung untuk menjaga sikap seperti dilarang untuk berkata-kata kotor di Kelabba Maja demi kenyamanan bersama.

Seperti daerah yang dikeramatkan lainnya, Sobat Pesona harus mematuhi peraturan di sini, salah satunya adalah cara berpakaian. Ketika datang ke sini, Sobat Pesona akan diminta untuk memakai kain adat khas masyarakat Kelabba Maja yang tersedia di pos kedatangan.

Saya beruntung bisa menyaksikan keindahan batu-batu berkelir dengan tekstur yang teratur itu. Angan saya untuk mewujudkan impian memotret keindahan malam yang begitu memukau di Nusa Tenggara Timur ini menjadi kenyataan. Deretan batu dengan latar belakang bintang-bintan tampak seperti pemandangan spektakuler layaknya bukan di negeri sendiri.

Perbukitan pelangi ini nampak lebih indah bila diabadikan saat sunrise, saat mentari bangun dari peraduannya dan menyinari deretan bukit pelangi sehingga warna-warna dari bukit itu tampak lebih menyala. Sedangkan saat sunset, mentari tenggelam pas di belakang deretan bukit sehingga bayangan jatuh di area perbukitan, menurut saya agak “kurang asik”. Tapi tidak apa-apa,  hal itu terobati dengan pemandang alam lain yang kita bisa saksikan dari gazebo di poskedatangan yg mengarah ke pantai. Ahh, bias cahaya sunsetnya cantik sekali.

Hingga saat ini, Kelabba Maja terus bebenah agar makin diminati oleh wisatawan. Akses jalan terus diperbaiki dan fasilitas terus dilengkapi. Oiya, kalau Sobat Pesona mau ke sini, datanglah pada September karena saat ini diadakan Festival Kelabba Maja. Yuk, kita explore Kelabba Maja di Pulau Sabu, Sobat Pesona!

 

https://pesona.travel/keajaiban/5008/warna-warni-alam-kelabba-maja

Tags

Fuji X-SeriesJalan JalanKelabba MajaPesona Indonesia